Label

Minggu, 12 April 2015

power inside of thought

bukan ditangan tuhan kita akan menjadi apa
tapi langkah kita yang akan menuju kemana
bukan dewa yang menaburkan ketentraman
tapi hati yang ciptakan kebahagiaan
tiadalah arti dari manusia
selain apa arti yang ia berikan
this life depend on us
no future's gonna change if we don't change the process
there is no success without a plan 
and there is no true conceiveness without a sincereness 

Rabu, 14 Januari 2015

misteri

bagi orang lain mungkin perasaan tidak serumit benang kusut
tak sukar di cerna dan dengan gamblang terpampang
bahkan mungkin tidak layak dipikirkan terlalu mendalam
namun ada sesuatu yang membuat kali ini berbeda
berbeda dengan konteks positif
atau katakan saja spesial
ah aku sungguh bodoh
tapi semakin bodoh bila tetap disembunyikan
aku benci untuk jujur
tapi bunuh diri bila tetap berbohong
jadi dengan segala resiko
aku tidak memikirkan apa yang orang akan katakan
bahkan kepada siapa aku mengatakannya nanti
tapi apa aku sebaiknya menunggu?
kesabaran bisa mengubah sesuatu jadi lebih indah
atau malah membunuh di saat yang paling tepat
apakah aku siap?

Senin, 15 Desember 2014

hilang

Terbuka segala tabir dalam sedetik lamunan
Terayak tergoncang bagai tanpa arah
Ku sadari aku memang tak lagi sama
Tak sempurna namun elok bagaikan kiasan
Kata ini bukanlah sekedar tuangan rasa
Namun sesal berkepanjangan yang tertutup tak terurai
Rindu meletup enggan berdamai
Dimana kah diri yang dulu
Bisa terlelap menggenggam tenteram
Rindu sekali lagi meredam tangisan
Dalam hati tetap bertanya

Rabu, 03 Desember 2014

masa muda

istirahatkan tubuhmu kawan,
sebelum kasur mewahmu terasa lantai dingin bagimu.
nikmatilah waktu senggangmu kawan,
sebelum datang nasib sial yang merenggut waktumu.
tinggi dan jauhkan cita citamu kawan,
sebelum kenyataan menutupi ketinggian.
lakukan lah sesuatu untuk orang lain kawan,
sebelum kau berakhir tidak berarti bagi siapapun.

pandangan tentang cinta

          sebuah cerita baru tentang hidup yang entah bagaimana akhir ceritanya. yang dianggap akhir, seringkali menjadi awal. yang dianggap awal seringkali berakhir tak seperti yang diharapkan.
mungkin kalimat diatas dapat mewakilkan perasaan seorang gadis akhir-akhir ini. tapi perlu kalian ketahui. cerita ini mungkin sedikit terdengar aneh namun memang yang sebenarnya.

          mari kita awali cerita dari gadis, yang semasa kecil tergolong anak yang berpikiran dewasa. atau mungkin anggap saja berpikiran gila. gadis kecil sempat berpikir tentang cinta yang pertama dan terakhir. tidak ada sedikitpun kepercayaan terhadap hal itu. tapi jauh di lubuk hati kecil yang dalam. terselip rasa keinginan untuk membuktikan hakikat keberadaan cinta itu. "pertama dan terakhir" ? apakah itu berarti si wanita sama sekali tidak cantik? sehingga sepanjang hidupnya ia tidak memiliki pacar selain yang tidak salah lagi adalah suaminya?

          pemikiran demi pemikiran terus bergejolak dalam otak gadis kecil yang masih belum memahami arti sepenggal kata "cinta". atau mungkin ketika ia dewasa pun, ia masih belum mendapatkan pengertian sesungguhnya tentang cinta? mungkin benar. tapi kita belum akan membahas kehidupannya saat ini. aku akan menceritakannya secara runtut, atau sistematis. seperti yang sering disebut-sebut mahasiswa.

          keinginan dan rasa penasaran akan cinta pertama dan terakhir rupanya telah membuat gadis kecil berfikir untuk paling tidak merasakan bagaimana indahnya cinta pertama yang juga merupakan terakhir nya. namun sepertinya kata-kata indah sudah tidak seindah yang dulu terbayangkan. karena kini yang ada hanyalah seorang gadis semi dewasa yang menjalani hidupnya dengan normal. selalu menanamkan pada dirinya bahwa normal itu relatif. berpikir bahwa setiap dari kita punya standart normal. dan ia menentukan bahwa hidupnyaberjalan  normal. seidaknya menurutnya, bukan orang lain.

          kini, gadis tersebut mungkin telah memahami arti lebih dalam dari cinta. tidak sedangkal yang terfikirkan olehnya sejak dulu. namun merupakan perkembangan positif dari sesuatu yang pada hakikatnya memang diciptakan untuk terlihat, terdengar dan terasa indah. ya, cinta memang indah. apapun wujudnya. siapapun pemiliknya. jadi,

          hakikat cinta di mata sang gadis saat ini adalah sebuah ketulusan. bahkan hal yang paling kecil sekalipun, bila terdapat ketulusan didalamnya, akan menyiratkan cinta. senyuman kita saat melihat senja, apabila kita memiliki ketulusan untuk bersyukur atas keindahan yang kita lihat. itulah cinta. ketulusan saat kita mengulurkan tangan untuk menjabat tangan seorang pengemis. itulah cinta. bagi si gadis, cinta selalu mengelilinginya. cinta selalu ditemuinya dimanapun ia berada. dan itulah mengapa orang tak segan memberinya cinta, bahkan kasih sayang dan perhatian yang selalu timbul karenanya.